Connect with us

Berita

Talk Show Radio Pelita Kasih (RPK) Bersama Baskara H. Sukarya Bertajuk “SINERGI IP-KI MEMBANGUN NEGERI

Published

on

Talk Show Radio Pelita Kasih (RPK) Bersama Baskara H. Sukarya Bertajuk “SINERGI IP-KI MEMBANGUN NEGERI

Dalam prolog talk show kali ini RPK (Radio Pelita Kasih) host mengutarakan bahwa Sudah beberapa kali menghadirkan beberapa pengurus IP-KI, diantaranya Ketum IP-KI periode lalu, Bambang Sulistomo, wakil Ketua umum IP-KI bidang Polhukam Jan Pieter Ate ( Mayjend Purn) serta beberapa pengurus DPP. IP-KI.

Perlu di ketahui bahwa Organisasi Kebangsaan IP-KI adalah organisasi tertua di Indonesia. Berdiri sejak 20 Mei 1954 yang didirikan oleh para Pejuang dan Eksponen Tentara pada masa itu, salah satunya; Jenderal Besar AH Nasution, Jenderal Gatot Subroto, Mayjen Azs Saleh, Ratu Aminah Hidayat, Paku Alam VIII, Sultan HB ke-lX dan beberapa tokoh lainnya.
Talk show bertajuk Sinergi IP-KI Membangun Negri, dipandu oleh Roy Agusta – Bung Andreas Bond penyiar tetap RPK. (22/11/2023)

Ketua Umum DPP IP-KI. H. Baskara H. Sukarva, menjelaskan ketika Host bertanya tentang strategi IP-KI saat ini dalam mengambil peran untuk turut membangun negeri?

H. Baskara H. Sukarya menjelaskan bahwa, Kami IP-KI! (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia) adalah
Organisasi Kebangsaan yang tetap teguh membumikan nilai-nilai luhur Pancasila, Nasionalisme, inilah Wujud Cinta Tanah air dan membangun sikap Kenegarawanan kepada setiap individu masyarakat (bak kami para pengurus dan kader organisasi maupun mitra juang IP-KI..

Dalam talk show Ketum IP-KI melanjutkan,
Saya sadari nilai-nilai perjuangan yang saya sampaikan tadi tersebut, merupakan suatu bentuk kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia, namun ditengah berjalannya dinamika masyarakat ini, kami sadari banyak Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan yang secara individu di masyarakat juga harus hadapi, apalagi kami sebagai Organisasi Kebangsaan yang konsisten bergerak dalam aspek tersebut, maka diperlukan sebuah upaya Transformasi Kelembagaan baru, Metodologi Pendekatan yang dirasa relevan, serta bisa diterima khususnya para generasi muda penerus bangsa yang saat ini menjadi pengisi Bonus Demografi alias berada pada angka penduduk dengan usia produktif tertinggi.

Maka dari itu, kami mengambil langkah strategis, dalam Tag Line di periode kepengurusan saya : Sinergi IP-K1 Membangun Negeri yang artinya kami berupaya menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga yang sejalan dengan nilai perjuangan IP-K1 untuk dapat hadir memberikan solusi konkret dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa, melalui kapasitas dan kompetensi masing-masing, khususnya kami sebagai organisasi kebangsaan mempunyai ciri khas dalam memberikan kontribusi untuk pembangunan karakter kebangsaan.

Itu sebabnya, sebagaimana tadi saya jelaskan tentang bagaimana upaya IP-KI kembali ke Jati Diri seperti pada Munas IP-KI tahun 1992 masih bisa Relevan hingga saat ini, saya rumuskan dalam RENSTRA IP-KI Periode 2023-2028 : “Sinergi IP-KI Membangun Negeri”

Kami membuka din kepada masyarakat, organisasi maupun lembaga lembaga NGO maupun para penyelenggara negara, IP-KI saat ini tetap sesuai pada Jati Din-nya, menjangkau dengan digital, tanpa menghilangkan perjuangan moral, tetap berazaskan Pancasila namun berupaya memberikan terobosan untuk para penerus bangsa dan IP-KI tetap berupaya hadir di setiap lini, terus bertransformasi untuk membangun NKRI.

IP-KI sangat menyadari, melakukan semua ini tidak mungkin bisa sendiri, IP-K1 perlu bekerja sama dengan semua pthak, berdiri dan teguh dalam kerangka kebangsaan dan menunjukan sikap kenegarawanan yang menghindari perpecahan, menghormati setiap penuangan moral, menjaga kejujuran dan toleransi dalam kemajemukan untuk menjaga persatuan keutuhan NKRI.

(Tulisan ini dilansir dari lama YouTube Radio Pelita Kasih Jakarta )7

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

IP-KI Harus Membumikan Pancasila di Pelosok Negeri

Published

on

Jakarta, “Seluruh pengurus dan anggota IP-KI DPC Jakarta Utara, untuk tidak henti-hentinya membumikan Pancasila, dan Kibarkan terus Panji-panji IP-KI ke seluruh wilayah DKI Jakarta, sebagaimana didirikannya IP-KI sebagai organisasi tertua di Indonesia yang konsisten membumikan nilai-nilai luhur Pancasila serta membangun rasa Nasionalisme serta Cinta Tanah Air.

IP-KI harus bisa memberikan kontribusi serta sumbangsih kepada bangsa dan negara”. Hal ini dinyatakan oleh Ketua Umum DPP. IP-KI ( Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia, H. Baskara H. Sukarya pada acara Pelantikan Kepengurusan IP-KI DPC Jakarta Utara, (21/2/2024).

Ketum IP-KI menambahkan, ” Setiap kader IP-KI disetiap wilayah harus mampu bersinergi dengan Pemerintah untuk memberikan masukan maupun memberikan solusi, dengan masih maraknya Korupsi di negeri tercinta ini, juga mengenai masalah kesenjangan sosial, ketidakadilan didalam hukum dan sebagainya “. Tegas H Baskara Harimukti Sukarya.

Hal yang senada juga disampaikan Kepala Suku Dinas Kesbangpol kota Administrasi Jakarta Utara, Yunus Burhan, ” Bahwa Kader IP-KI harus prihatin dengan banyaknya berita Hoax yang telah merusak sendi kehidupan bermasyarakat, khususnya menjelang Pemilu ini, banyak kalimat yang tidak sesuai dengan budaya kita, seperti Budi Pekerti dan Semangat Gotong-royong, banyak upaya memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa, untuk itulah seluruh kader IP-KI wajib mengkampanyekan Budaya Indonesia sebagai bagian dari nilai-nilai luhur Pancasila. Kedepan kita akan terus melakukan kajian dan diskusi-diskusi tentang penanaman kembali nilai-nilai Pancasila ”,

Ketua DPW IP-KI DKI Jakarta Mulyadi Guntur Aritonang, mengatakan, Bahwa IP-KI DPC. Jakarta Utara semoga siap bekerjasama serta bersinergi dengan organisasi yang sepandangan dengan IP-KI , dengan pemangku kebijakan di wilayah khususnya dalam menjalankan tugas-tugas pokok keorganisasian yaitu mengedepankan idiologi Pancasila. Belakangan ini bermunculan idiologi idiologi yang justru kontra dengan Pancasila, bahkan mengesampingkan Pancasila. Budaya asing Monggo saja , tapi sebagai bahan apresiasi. Asal tidak mengganggu idiologi Pancasila yang mengakar kuat di setiap jiwa dan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara “. Pungkas Bang Guntur.

Continue Reading

Berita

Perkuat Indonesia Hadapi Bencana, TNI AD Kolaborasi Dengan BNPB

Published

on

JAKARTA, Dalam rangka memperkuat kapasitas Indonesia menghadapi tantangan bencana yang semakin kompleks dan beragam, TNI AD berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang direalisasikan dalam wujud penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. dengan Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian, S.Si., A.pt., M.Kes.

Lewat penandatanganan PKS yang disaksikan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (19/2/2024), diharapkan upaya penanganan bencana di tanah air di masa yang akan datang akan menjadi lebih efektif, responsif, dan berkelanjutan. Disamping meningkatkan sinergi dan koordinasi diantara kedua lembaga tersebut, keduanya sama-sama menegaskan komitmen untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam
semua tahapan penanganan bencana, mulai dari Fase mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat/response, hingga pemulihan pasca bencana (rehabilitasi dan rekonstruksi).

“Banyak hal yang masih mungkin kita tingkatkan. Tadi sudah diulas masalah pencegahan, penanggulangan, dan juga rehabilitasi. Ada banyak inovasi yang akan kita coba ke depan, yang dalam waktu dekat mudah-mudahan dapat segera terealisasi,” ungkap Kasad.

Kasad juga menekankan bahwa dalam hal pencegahan bencana, kerja sama juga dapat dilakukan dengan melibatkan institusi lain di daerah, dengan mengacu pada masukan BNPB terkait wilayah/daerah prioritas yang rawan bencana.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa PKS ini merupakan tindak lanjut dari MoU dengan Mabes TNI, guna meningkatkan kerja sama yang telah berjalan. Kerja sama mencakup berbagai bidang, diantaranya penyediaan personel, peralatan, dan sumber daya lainnya yang dibutuhkan untuk mendukung operasi penanganan bencana.

“Kerja sama ini sudah berlangsung dalam rentang waktu yang cukup lama, bukan sebagai program baru. Sebagai contoh, saat ini di Demak yang sedang mengalami banjir, prajurit Angkatan Darat terlibat dalam evakuasi masyarakat, relokasi pengungsi, dan dapur umum. BNPB bergantung pada prajurit Angkatan Darat. Sementara kami memberikan bantuan peralatan, anggaran, dan logistik,” ujarnya menjelaskan pembagian tugas diantara kedua lembaga itu.

Continue Reading

Berita

Rakernas 2024, BNPT Fokus Lindungi Perempuan, Anak Dan Remaja

Published

on

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Bidakara Jakarta pada Selasa (21/24).

Rakernas BNPT Tahun 2024 mengusung tema “Melindungi Perempuan, Anak dan Remaja dari Ideologi Radikal Terorisme untuk mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”
dengan tagline “BNPT Hadir untuk Perempuan, Anak dan Remaja Indonesia”.
Berdasarkan temuan BNPT I-KHub yang telah dituangkan dalam IKHub BNPT Counter Terrorism and Violent Extremism Outlook 2023, terdapat 3 kelompok yang rentan proses radikalisasi, yaitu Perempuan, Remaja dan Anak-Anak. Temuan tersebut sejalan dengan hasil penelitian Setara Institute tahun 2023 bahwa terjadi peningkatan kategori intoleran aktif dan terpapar di kalangan
siswa SMA.

Jika tidak dilindungi dari proses radikalisasi, kelompok rentan yang merupakan
bagian dari penerus bangsa akan terpapar paham radikal sehingga justru menghambat tujuan Indonesia Emas 2045.
“Ketiga kelompok rentan tersebut adalah generasi penerus bangsa sehingga penting untuk dilindungi dari proses radikalisasi demi mencapai tujuan Indonesia Emas 2045,” jelas Kepala BNPT RI, Komjen. Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si.
Perempuan berperan penting dalam pembinaan keluarga, sementara anak dan remaja merupakan generasi penerus penggerak pembangunan bangsa dan negara, termasuk pembangunan ekonomi.

Oleh karenanya, tidak dapat dibayangkan jika ketiga kelompok rentan tersebut dalam jumlah besar terpapar paham radikal terorisme bahkan sampai melakukan
tindakan pidana terorisme. Kasus-kasus yang melibatkan perempuan dan anak dalam aksi-aksi terorisme telah terjadi seperti
kasus Surabaya tahun 2018, dan sebagaimana kita saksikan bersama, memberikan dampak buruk bagi keamanan dan ketertiban masyarakat yang dibutuhkan untuk pembangunan ekonomi yang
inklusif dan bekelanjutan. Itulah sebabnya Program Perlindungan Perempuan, Remaja, dan Anak-Anak menempati urutan pertama dalam 7 Program Prioritas BNPT tahun 2024 dan menjadi tema Rakernas BNPT pada tahun ini, bahwa BNPT hadir untuk melindungi Perempuan, Remaja, dan Anak-Anak.

Selain itu, BNPT juga memilki program-program prioritas lainnya yaitu Pembentukan Desa
Siapsiaga, Pembentukan Sekolah Damai, Pembentukan Kampus Kebangsaan, Program Asesmen Pegawai dengan Tugas Risiko Tinggi, Program Penanganan Warga Negara Indonesia yang Terafiliasi Foreign Terrorist Fighter (FTF) dan Program Reintegrasi dan Reedukasi Mitra Deradikalisasi serta Keluarga di Luar Lapas.

Program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan yang wajib
dilakukan oleh pemerintah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun2018. Ketujuh program prioritas tersebut dimaksudkan pula untuk mendukung terciptanya ketahanan masyarakat (community resilience) terhadap ancaman terorisme.

Ketujuh program ini juga akan menjadi bagian implementasi Perpres Nomor 7 Tahun 2021
tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis
Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE). Ketujuh program prioritas tersebut,
termasuk target capaian dan indikator keberhasilan, akan pula dipaparkan oleh para penanggung jawab program pada Rakornas ini.

Rakernas BNPT 2024 yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan di BNPT, termasuk Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), Duta Damai dan Kelompok Ahli diharapkan dapat meningkatkan upaya penanggulangan terorisme di tanah air.
“Kiranya Rapat Kerja Nasional BNPT 2024 yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan di BNPT, termasuk FKPT, Duta Damai dan Kelompok Ahli dapat menghasilkan hal-hal yang bermanfaat bagi peningkatan terorisme di tanah air,” jelasnya.

Rakernas BNPT 2024 turut dihadiri oleh Plt. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D. Menteri dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S

Continue Reading

Trending