Connect with us

Uncategorized

Depok Cegah Stunting, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Salurkan Sembako

Published

on

 

Depok,

 Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian memberikan bantuan pemerintah berupa sembako dan makanan serta suplemen bergizi kepada ibu hamil, balita, lansia, dan disabilitas di Kecamatan Cilodong, Depok. Kegiatan ini merupakan salah satu aksi nyata untuk mendukung program pemerintah utamanya dalam mempercepat penurunan angka stunting.

“Pemberian bantuan pemerintah ini dalam rangka menyambut Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2022. Kegiatan ini sengaja kami pilih dengan berbagai pertimbangan, antara lain bahwa kita semua masih dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum mereda secara penuh,” ungkap Tri dalam sambutannya di Kantor Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (18/10/2022).

Lebih lanjut disampaikan Tri, selama hampir tiga tahun masyarakat menghadapi pandemi Covid-19. Kondisi berdampak terhadap sektor ekonomi dan melemahnya daya beli masyarakat. Karena itu, pemberian bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

“Selain itu, beberapa hari lagi, kita akan memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2022, yang perlu kita ambil hikmah semangatnya, yakni saling membantu dan berbagi, khususnya berbagi dalam pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu dengan balita, lansia, serta penyandang disabilitas. Dan tentu saja, kegiatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya nyata pengelolaan 10 program pokok PKK,” urai Tri.

Di sisi lain, lanjut Tri, pemberian bantuan ini merupakan kegiatan awal yang diharapkan dapat terus berkembang pada kesempatan berikutnya dengan cakupan daerah yang lebih luas dan merata.

“Tim Penggerak PKK Pusat berketetapan melaksanakan kegiatan ini, karena dari pengalaman yang ada, telah membuktikan bahwa TP PKK Pusat dan daerah senantiasa dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan mitra-mitra kerja PKK, yakni melakukan upaya nyata pemberdayaan keluarga melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat secara terstruktur,” papar Tri.

Tri mengatakan, pengalaman nyata seperti inilah yang membulatkan tekad TP PKK untuk melakukan kegiatan pemberian bantuan pemerintah.

“Tentu saja kegiatan pemberian bantuan ini tidak sekadar membagi-bagikan sembako semata. Tetapi selalu ada aspek mengedukasi masyarakat, yakni memberikan pemahaman kepada setiap keluarga untuk tahu, mau, dan mampu menolong dirinya sendiri menuju kehidupan yang lebih baik, lebih sehat, dan lebih sejahtera,” tutunya.

Atas dasar itu pula, kegiatan tersebut dirancang dengan melibatkan kader PKK yang merupakan lini terdepan di masyarakat. Nantinya diharapkan, para kader dapat melakukan pendampingan secara intensif kepada keluarga-keluarga yang menjadi kelompok sasaran binaan. 

“Perkenankan kami menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada jajaran Kementerian Dalam Negeri, Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat dan Kota Depok, segenap mitra kerja Tim Penggerak PKK, dan kader-kader PKK atas dukungan dan partisipasinya dalam kegiatan ini. Semoga melalui kegiatan aksi nyata ini bermanfaat bagi upaya kita bersama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga-keluarga di Indonesia,” pungkas Tri.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Chaerul Dwi Sapta, Pengurus TP PKK Pusat, Ketua TP PKK Kota Depok Elly Farida beserta para pengurus TP PKK Kota Depok, Ketua Bidang IV TP PKK Jawa Barat dr. Siska Gerfianti mewakili Ketua TP PKK Jawa Barat, beserta pengurus TP PKK Jawa Barat.

Kemudian hadir pula Staf Ahli Wali Kota Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan Muhammad Fitriawan mewakili Wali Kota Depok, Kapolsek Sukmajaya Kompol Mubarak beserta istri Meltha Mubarak, Danramil 03 Sukmajaya Kapten Infantri Iswardi, Camat Cilodong Bambang Eko, Ketua TP PKK Kecamatan Cilodong Lili Suryani Bambang, kader TP PKK Kecamatan Cilodong, serta para lurah di Kecamatan Cilodong.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

Kang Nurdin DSPC Bogor di Nobatkan Sebagai Panglima Baranusa Depok dan ketua DPC. Perguruan Silat Maung Bodas Kab. Bogor.

Published

on

Arak arakan pengukuhan Kang Nurdin sebagai Panglima Baranusa Depok dan Ketua DPC. PS. Maung Bodas Kab. Bogor Jabar. (Poto istimewa)

Bogor, Keradenan

Dalam acara Perhelatan Haul  KH. Safe’i bin Nasib tokoh ulama dan wali penyebar agama Islam Keradenan Bogor  yang dihadiri oleh beberapa perkumpulan Perguruan silat dan Ormas ke Kab. Bogor berlangsung hikmat meriah. Dalam acara perhelatan dilangsungkan juga pengukuhan Kang Nurdin DSPC sebagai Panglima Baranusa Depok dan Ketua DPC. Perguruan silat Maung Bodas Kab. Bogor Jabar. (Kamis 27 Juli 2023)

Adapun yang mengukuhkan diantaranya KH. M. Fajar Laksana pimpinan Pondok Pesantren Al.Fath Sukabumi Jabar, ketua DPC. PS. Maung Bodas DKI Jakarta pak Hartono,  Muspika wilayah Keradenan serta para pemuka masyarakat dan ketua Perguruan silat Jabodetabek.

‌Kang Nurdin mengatakan bahwa salam satu komando, salam sabatin, salam budaya. Acara ini terselenggara berkat sokongan dan doa restu dari berbagai perguruan silat yang satu rasa satu nafas alam mempertahankan seni budaya pencak silat Jawa Barat. Disamping itu ini adalah bentuk silaturahmi yang terus menerus dan tiada henti. Insya Allah ke depan pelestarian seni budaya silat Sunda dan Betawi dapat dukungan dari masyarakat dan pemangku kebijakan di wilayah maupun tingkat Nasional”.

kang Nurdin menambahkan, Dengan semangat pertahanan serta pelestarian terhadap seni budaya silat Sunda dan Betawi kami para pesilat siap bersinergi dengan berbagai instansi terkait pemberdayaan kebudayaan seni silat Sunda dan Betawi. Dan juga kami akan selalu mengadakan sosialisasi terhadap generasi muda untuk mencintai budaya silat”. Jelas kang Nurdin. 

Continue Reading

Uncategorized

Kaesang Pangarep Resmikan Outlet Sang Pisang di Kota Depok

Published

on

 Depok. 

– Kedatangan Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep menyambangi Sawangan Depok, Jawa Barat. Kaesang datang bersama istrinya, Erina Gudono, 

“Selamat sore semuanya terima kasih buat semuanya, Ibu-ibu, Bapak-bapak, dan Adik-adik juga terima kasih sudah menyempatkan hadir di grand opening Sang Pisang,” ujar Kaesang dalam sambutannya, di Jalan Abdul Wahab, Sawangan Depok  Selasa (25/7/2023).

” Kaesang datang mengenakan baju berwarna putih dan krem. Sedangkan Erina mengenakan baju berwarna hitam.

“Menurutnya, kedatangannya ke Depok hanya untuk meresmikan gerai makanan miliknya di Sawangan. Bukan untuk berkampanye, meski digadang-gadang akan maju di Pilkada Depok 2024.


“Kaesang mengatakan kedatangannya untuk membuka usaha makannya. Kaesang menyebut kedatangannya ke lokasi bukan untuk kampanye.


“Perlu saya ingatkan sekali lagi ini bukan kampanye, ini saya buka Sang Pisang di sini,” lanjutnya.


Pada pukul 16.18 WIB, Kaesang bersama Vicky Prasetyo dan Babe Cabita berkaraoke. Mereka juga ramai difoto oleh warga di lokasi.

“Terima kasih yang sudah menyempatkan hadir di grand opening Sang Pisang. Perlu saya ingatkan sekali lagi, ini itu bukan kampanye,” jelas Kaesang, Selasa.

“Saya di sini akan membuka Sang Pisang di Depok yang kedua karena dulu sudah pernah di Margonda, cuma tutup. Saya buka lagi di Sawangan kali ini,” Pungkasnya.

Continue Reading

Uncategorized

Dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Ke-78 Tahun 2023, Badan Strategi Kebjakan Hukum dan HAM Gelar Seminar Nasional Bertema Hukum Yang Hidup Dalam Masyarakat

Published

on

 Jakarta, Graha Pengayoman 

Seminar Nasional “Menyongsong Berlakunya Hukum yang Hidup dalam Masyarakat Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP”  (Badan Strategi Kebijakan Hukum dan HAM Kementerian Hukum dan HAM)

Dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Ke-78 Tahun 2023, Badan Strategi Kebjakan Hukum dan HAM menyelenggarakan acara Seminar Nasional bertema “Menyongsong Berlakunya Hukum yang Hidup Dalam Masyarakat Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP” Kegiatan ini dimaksudkan selain sebagai wadah sosialisasi kebijakan Pemerintah khususnya tentang KUHP baru kepada masyarakat, juga sebagai bentuk identifikasi isu, permasalahan serta kebutuhan atas pengaturan konsep “hukum yang hidup di dalam masyarakat”. 

Hal ini dimaksud agar Pemerintah, khususnya Kementerian Hukum dan HAM dapat menjanng masukan dari berbagai pihak atas materi muatan yang perlu dimuat pada Peraturan Pemenntah (PP) yang akan dibuat tentang Tata Cara dan Kriteria Penetapan Hukum yang Hidup Dalam Masyarakat. 

Kegiatan ini menghadirkan 5 (lima) Narasumber diantaranya:

 adalah Prof. Dr. Edward O.S. Hianej, S.H., M.Hum., Wakil Menteri Hukum dan HAM, sebagai keynote speech yang menyampaikan maten tentang Politik Hukum dan Arah Pengaturan Hukum Adat dalam KUHP. 

Selain itu kegiatan ini juga menghadirkan narasumber eksternal lainnya seperti :

1) Prof. Dr. Pujiyono, S.H., M.Hum.. Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, yang memaparkan mengenai Pluralisme Hukum: Hukum Positif dan Hukum yang Hidup dalam Masyarakat: 

2) Dr. H. Prim Haryadi, S.H., M.H., Hakim Agung Mahkamah Agung RI, yang memaparkan tentang Tantangan Penerapan Hukum yang Hidup dalam Masyarakat dalam Penegakan Hukum,

 3) Fery Fathurokhman, S.H., M.H., Ph.D., Dosen Bidang Hukum Pidana (Pidana Adat) Universitas Sultan Agung Tirtayasa yang menyampaikan tentang Strategi Inktusi Hukum Adat ke dalam Hukum Pidana Nasional,

  4) Erasmus A.T. Napitupulu, S.H., Direktur Eksekutif /Institure for Criminal Justice Reform (ICJR) yang menyampaikan tentang Pembaharuan Hukum Pidana dalam Konstruksi Formalisasi Hukum yang Hidup dalam Masyarakat. 

Pada kesempatan ini peserta adalah semua pihak yang berkaitan dengan proses pembentukan PP tentang Tata Cara dan Kriteria Penetapan Hukum yang Hidup Dalam Masyarakat, baik dari unsur kementerian/lembaga : organisasi nonpemerintah, akademisi : serta masyarakat umum.

Continue Reading

Trending