Connect with us

Uncategorized

UMKM PEDULI COVID 19 – GERAKAN BEKASI BERMASKER

Published

on

Bekasi,
Pasca gelombang Penularan Covid 19 dengan diberlakukannya PPKM Darurat Level 3, Kota Bekasi mengalami  pertambahan Zona Hijau ditingkat kelurahan di wilayah Kota Bekasi. Terlihat dari kasus aktifnya tinggal 0,23 persen. Dari 900 Rt, ada sekitar 88 RT zona Kuning ,dan sisanya Zona Hijau.

Saat masa Relaksasi ,masa pelonggaran ditengah pandemic dimulainya masa pemulihan semua apek kehidupan. Namun tetap waspada terhadap Covid 19 dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes)
Pentingnya membangun kesadaran  bersama bahwa pelonggaran PPKM itu  masih terdapat resiko, Maka perlu disikapi dengan cerdas dan bijaksana. Kosistensi kepatuhan akan Prokes. Seperti pengunaan masker pada aktivitas sehari hari seperti kegiatan diluar ruang.

UMKM Kota Bekasi melakukan Kampanye Gerakan Bekasi Bermasker , dengan melakukan pembagian Masker di Area Publik, seperti Station Kereta Api, Terminal, Pasar dan Badan Pelatihan Kerja yang dimiliki Kementrian Tenaga Kerja dan Prop. Jawa Barat,(20/09/2021)

Forum Ekspor Impor Patriot Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi melaksanakan Pembagian Masker di Balai Pelatihan Kerja Kompetensi  Prop,Jawa Barat . Pelaku UMKM dibawah Binaan FEIPB didampingi Makmur Rizal , Kepala Balai Pelatihan Kerja Kompetensi Jawa Barat membagikan Masker kepada Peserta Pelatihan kelas Teknisi AC, Automotif, Kelas Adnmistrasi dan juga menyambangi rumah rumah para instruktur yang berada dikawasan Balai untuk mendapatkan masker dari UMKM.

Setelah berkeliling membagikan masker Rombongan UMKM FEIP dan Kepala BKK Jawa barat membagikan masker kepada Para Pegawai BPKK Jawa Barat sebagai upaya Kamapanye Gerakan Bekasi Bermasker. Pada akhir Pemabagian Masker dari hasil karya para pelaku UMKM ,

 Makmur Rizal – Kepala Badan Pelatihan Kerja Kompetensi jawa Barat mengungkapkan, ”  kami sangat berterima kasih dengan kehadairan Pelaku UMKM kota Bekasi sudah  mesosialikasikan Prokes dengan membagikan Masker di lingiungan kerja BPKK Jawa Barat,dan berharap  nanti Bulan Oktober dapat melakukan kegiatan yang sama Pada Pembukaan Pelatihan yang dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Jawa Barat mewakili Gubernur Jawa Barat – Ridwan Kamil “.

Marni salah satu Pelaku UMKM menyampaikan “Bangga bisa ikut bagian dalam Gerakan Bekasi Bermasker, apalagi karya UMKM dapat dibagikan secara menyeluruh kepada masyarkat Kota Bekasi dalam menekan penyebaran Covid 19” .

Astuti Damyanti Ketua FEIPB yang mendampingi Para UMKM membagikan masker di BPPKK Jawa barat menyatakan,” Sudah saatnya stakeholder di Kota Bekasi meningkatkan kepedulian bersama  menghadapi Pandemi Covid 19 melakukan kegiatan Penyadarn kemasyarakatn akan pencegahan dan memutus mata rantai Covid 19, agar tercipta Kota Bekasi Sehat dan kembali beraktivitas Normal sehingga Ekonomi Bekasi Bangkit.” Pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

Kang Nurdin DSPC Bogor di Nobatkan Sebagai Panglima Baranusa Depok dan ketua DPC. Perguruan Silat Maung Bodas Kab. Bogor.

Published

on

Arak arakan pengukuhan Kang Nurdin sebagai Panglima Baranusa Depok dan Ketua DPC. PS. Maung Bodas Kab. Bogor Jabar. (Poto istimewa)

Bogor, Keradenan

Dalam acara Perhelatan Haul  KH. Safe’i bin Nasib tokoh ulama dan wali penyebar agama Islam Keradenan Bogor  yang dihadiri oleh beberapa perkumpulan Perguruan silat dan Ormas ke Kab. Bogor berlangsung hikmat meriah. Dalam acara perhelatan dilangsungkan juga pengukuhan Kang Nurdin DSPC sebagai Panglima Baranusa Depok dan Ketua DPC. Perguruan silat Maung Bodas Kab. Bogor Jabar. (Kamis 27 Juli 2023)

Adapun yang mengukuhkan diantaranya KH. M. Fajar Laksana pimpinan Pondok Pesantren Al.Fath Sukabumi Jabar, ketua DPC. PS. Maung Bodas DKI Jakarta pak Hartono,  Muspika wilayah Keradenan serta para pemuka masyarakat dan ketua Perguruan silat Jabodetabek.

‌Kang Nurdin mengatakan bahwa salam satu komando, salam sabatin, salam budaya. Acara ini terselenggara berkat sokongan dan doa restu dari berbagai perguruan silat yang satu rasa satu nafas alam mempertahankan seni budaya pencak silat Jawa Barat. Disamping itu ini adalah bentuk silaturahmi yang terus menerus dan tiada henti. Insya Allah ke depan pelestarian seni budaya silat Sunda dan Betawi dapat dukungan dari masyarakat dan pemangku kebijakan di wilayah maupun tingkat Nasional”.

kang Nurdin menambahkan, Dengan semangat pertahanan serta pelestarian terhadap seni budaya silat Sunda dan Betawi kami para pesilat siap bersinergi dengan berbagai instansi terkait pemberdayaan kebudayaan seni silat Sunda dan Betawi. Dan juga kami akan selalu mengadakan sosialisasi terhadap generasi muda untuk mencintai budaya silat”. Jelas kang Nurdin. 

Continue Reading

Uncategorized

Kaesang Pangarep Resmikan Outlet Sang Pisang di Kota Depok

Published

on

 Depok. 

– Kedatangan Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep menyambangi Sawangan Depok, Jawa Barat. Kaesang datang bersama istrinya, Erina Gudono, 

“Selamat sore semuanya terima kasih buat semuanya, Ibu-ibu, Bapak-bapak, dan Adik-adik juga terima kasih sudah menyempatkan hadir di grand opening Sang Pisang,” ujar Kaesang dalam sambutannya, di Jalan Abdul Wahab, Sawangan Depok  Selasa (25/7/2023).

” Kaesang datang mengenakan baju berwarna putih dan krem. Sedangkan Erina mengenakan baju berwarna hitam.

“Menurutnya, kedatangannya ke Depok hanya untuk meresmikan gerai makanan miliknya di Sawangan. Bukan untuk berkampanye, meski digadang-gadang akan maju di Pilkada Depok 2024.


“Kaesang mengatakan kedatangannya untuk membuka usaha makannya. Kaesang menyebut kedatangannya ke lokasi bukan untuk kampanye.


“Perlu saya ingatkan sekali lagi ini bukan kampanye, ini saya buka Sang Pisang di sini,” lanjutnya.


Pada pukul 16.18 WIB, Kaesang bersama Vicky Prasetyo dan Babe Cabita berkaraoke. Mereka juga ramai difoto oleh warga di lokasi.

“Terima kasih yang sudah menyempatkan hadir di grand opening Sang Pisang. Perlu saya ingatkan sekali lagi, ini itu bukan kampanye,” jelas Kaesang, Selasa.

“Saya di sini akan membuka Sang Pisang di Depok yang kedua karena dulu sudah pernah di Margonda, cuma tutup. Saya buka lagi di Sawangan kali ini,” Pungkasnya.

Continue Reading

Uncategorized

Dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Ke-78 Tahun 2023, Badan Strategi Kebjakan Hukum dan HAM Gelar Seminar Nasional Bertema Hukum Yang Hidup Dalam Masyarakat

Published

on

 Jakarta, Graha Pengayoman 

Seminar Nasional “Menyongsong Berlakunya Hukum yang Hidup dalam Masyarakat Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP”  (Badan Strategi Kebijakan Hukum dan HAM Kementerian Hukum dan HAM)

Dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Ke-78 Tahun 2023, Badan Strategi Kebjakan Hukum dan HAM menyelenggarakan acara Seminar Nasional bertema “Menyongsong Berlakunya Hukum yang Hidup Dalam Masyarakat Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP” Kegiatan ini dimaksudkan selain sebagai wadah sosialisasi kebijakan Pemerintah khususnya tentang KUHP baru kepada masyarakat, juga sebagai bentuk identifikasi isu, permasalahan serta kebutuhan atas pengaturan konsep “hukum yang hidup di dalam masyarakat”. 

Hal ini dimaksud agar Pemerintah, khususnya Kementerian Hukum dan HAM dapat menjanng masukan dari berbagai pihak atas materi muatan yang perlu dimuat pada Peraturan Pemenntah (PP) yang akan dibuat tentang Tata Cara dan Kriteria Penetapan Hukum yang Hidup Dalam Masyarakat. 

Kegiatan ini menghadirkan 5 (lima) Narasumber diantaranya:

 adalah Prof. Dr. Edward O.S. Hianej, S.H., M.Hum., Wakil Menteri Hukum dan HAM, sebagai keynote speech yang menyampaikan maten tentang Politik Hukum dan Arah Pengaturan Hukum Adat dalam KUHP. 

Selain itu kegiatan ini juga menghadirkan narasumber eksternal lainnya seperti :

1) Prof. Dr. Pujiyono, S.H., M.Hum.. Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, yang memaparkan mengenai Pluralisme Hukum: Hukum Positif dan Hukum yang Hidup dalam Masyarakat: 

2) Dr. H. Prim Haryadi, S.H., M.H., Hakim Agung Mahkamah Agung RI, yang memaparkan tentang Tantangan Penerapan Hukum yang Hidup dalam Masyarakat dalam Penegakan Hukum,

 3) Fery Fathurokhman, S.H., M.H., Ph.D., Dosen Bidang Hukum Pidana (Pidana Adat) Universitas Sultan Agung Tirtayasa yang menyampaikan tentang Strategi Inktusi Hukum Adat ke dalam Hukum Pidana Nasional,

  4) Erasmus A.T. Napitupulu, S.H., Direktur Eksekutif /Institure for Criminal Justice Reform (ICJR) yang menyampaikan tentang Pembaharuan Hukum Pidana dalam Konstruksi Formalisasi Hukum yang Hidup dalam Masyarakat. 

Pada kesempatan ini peserta adalah semua pihak yang berkaitan dengan proses pembentukan PP tentang Tata Cara dan Kriteria Penetapan Hukum yang Hidup Dalam Masyarakat, baik dari unsur kementerian/lembaga : organisasi nonpemerintah, akademisi : serta masyarakat umum.

Continue Reading

Trending