Connect with us

Uncategorized

WBK (Wanita Bekasi) serta Pemkot Bekasi Gelar Fashion show designer WBK dan bazzar produk UMKM di Bulan suci Ramadhan

Published

on

Bekasi,

WBK melaunching Colorfull Ramadhan Festival  pashion show dan bazaar produk hasil UMKM  di Lave mall Bekasi .
4 designer terkemuka kota Bekasi menghadirkan peragaan busana bernuansa muslim. (23/4/2021)

Acara tersebut dihadiri oleh wakil walikota Bekasi Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono, SE, MM,
Ketua WBK ( Wanita  Bekasi Kreatif ) Hjh Yuyun Rahayu, Wakil Ketua WBK Ira Dyah Loka Mandayani, Ketua Panitia Colorfull Ramadhan Festival , Ir Susilowati serta masyarakat dan pengusaha Umkm kota Bekasi.

Wakil walikota Bekasi tengah memberikan keterangan pers kepada awak media

Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono menuturkan, ” Saya bersyukur dengan kegiatan WBK ini sebab terlihat bahwa kreatifitas Wanita Bekasi dapat dijadikan motivasi bagi para pengusaha pengusaha muda Bekasi lainnya. Semua eksistensi dan design yang di pamerkan memberikan warna baik buat anak muda sendiri dan kreasi usia dewasa yang masih tetap bergaya mengikuti perkembangan mode saat ini. Umkm yang dilibatkan cukup lumayan banyak dan akan  tersebar di 7mall yang ada di kota Bekasi.
Serta mengadakan pameran pameran secara berkala di mall  mall di kota bekasi.

Saya berharap juga bahwa para pengelola mall agar memberikan ruang  serta kesempatan bagi para usahawan dan Umkm untuk berpartnership dengan dengan pengelola mall.
Saya kira upaya ini akan menggairahkan setelah banyak pengusaha dan pedagang terdampar usahanya bersebab pandemik.”,

Terkait dengan suasana pandemik covid 19 pak Walkot Bekasi menandaskan bahwa masyarakat jangan lengah dan jangan jumawa. Percayalah  Pandemik covid 19 masih ada. Oleh sebab itu saya berharap kepada semua lapisan masyarakat baik itu para pengusaha dan masyarakat konsumen agar tetap menerapkan prokes 3 M,  ( Menjaga jarak, memakai masker , mencuci tangan, menjaga jarak, )

3 Wanita Bekasi sebagai directing acara CRF (Colorfull Ramadhon Festival) dari kiri ke kanan: Ir. Susilowati, Hj. Yuyun Rahayu, ura Dyah Loka Mandayani.

Dalam kesempatan yang sama ketua WBK Hj. Yuyun Rahayu yang juga didampingi oleh wakil ketua WBK , Ira Dyah loka Mandayani menyatakan, ” Alhamdulillah sungguh luar biasa antusias masyarakat dan para pengusaha UMKM kota Bekasi dalam mengikuti acara colorfull Ramadhan Festival kali ini.
WBK akan terus mendorong
Semoga produk produk UMKM dapat diminati masyarakat . Terutama masyarakat Bekasi, masyarakat diluar Bekasi dan semoga saja mendunia.
Ini harapan kota Bekasi. Ada 300 pengusaha UMKM yang terdaftar di WBK. Sementara ada  5000 an  pengusaha UKMK yang tersebar di 12 kecamatan.

“Wanita Kota Bekasi untuk lebih Kreatif, Energik, Responsif, Empati dan Nasionalis (K.E.R.E.N), sehingga dapat mengembangkan dan meningkatkan produktifitasnya, untuk lebih maju, mandiri serta berdaya saing tinggi.

produktifitasnya untuk lebih maju, mandiri serta berdaya saing tinggi. Sehingga  Menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan kewirausahaan para penggiat ekonomi Wanita Bekasi . Karena WBK bertujuan sebagai wadah komunikasi, edukasi dan penyaluran aspirasi, sinergi bagi para pengiat ekonomi pengusaha dan para calon pengusaha Wanita Bekasi, sehingga dapat saling bersinergi, melakukan pengembangan jaringan (networking), memperluas potensi pasar dan menguatkan posisi dalam menjalankan dan mengelola usahanya di tengah-tengah tantangan ekonomi global “. Demikian harapan ketua WBK….

Sementara itu ketua pelaksana kegiatan Colorfull Ramadhan Festival Ir. Susilowati merincikan bahwa , Pada giat kali ini ada 4 designer yang bisa dihadirkan . Tapi sebenarnya sangat banyak designer designer yang terdapat di kota Bekasi. Insya Allah dalam waktu dekat ini WBK akan mengadakan Roadshow pameran hasil UMKM di semua mall yang ada dI kota Bekasi. tentu saja dalam keadaan pandemik covid 19 pelaksanaannya nanti akan memperketat protokol kesehatan”. Demikian rencana bu Susilowati.

Yanti, ketua Forum Ekspor Impor Patriot Bekasi yang turut hadir di acara tersebut menyatakan kegembiraannya bahwa wanita Bekasi sangat super. Terbukti dengan hasil kreatifitasnya sungguh sangat kompetitif dan berdaya saing tinggi. Beliau juga berharap bahwa pemkot Bekasi agar terus mendorong dan memberi motivasi agar para pelaku usaha UMKM untuk terus berkembang dalam berkarya , tentu saja hasilnya akan menambahkan PAD kota Bekasi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

Kang Nurdin DSPC Bogor di Nobatkan Sebagai Panglima Baranusa Depok dan ketua DPC. Perguruan Silat Maung Bodas Kab. Bogor.

Published

on

Arak arakan pengukuhan Kang Nurdin sebagai Panglima Baranusa Depok dan Ketua DPC. PS. Maung Bodas Kab. Bogor Jabar. (Poto istimewa)

Bogor, Keradenan

Dalam acara Perhelatan Haul  KH. Safe’i bin Nasib tokoh ulama dan wali penyebar agama Islam Keradenan Bogor  yang dihadiri oleh beberapa perkumpulan Perguruan silat dan Ormas ke Kab. Bogor berlangsung hikmat meriah. Dalam acara perhelatan dilangsungkan juga pengukuhan Kang Nurdin DSPC sebagai Panglima Baranusa Depok dan Ketua DPC. Perguruan silat Maung Bodas Kab. Bogor Jabar. (Kamis 27 Juli 2023)

Adapun yang mengukuhkan diantaranya KH. M. Fajar Laksana pimpinan Pondok Pesantren Al.Fath Sukabumi Jabar, ketua DPC. PS. Maung Bodas DKI Jakarta pak Hartono,  Muspika wilayah Keradenan serta para pemuka masyarakat dan ketua Perguruan silat Jabodetabek.

‌Kang Nurdin mengatakan bahwa salam satu komando, salam sabatin, salam budaya. Acara ini terselenggara berkat sokongan dan doa restu dari berbagai perguruan silat yang satu rasa satu nafas alam mempertahankan seni budaya pencak silat Jawa Barat. Disamping itu ini adalah bentuk silaturahmi yang terus menerus dan tiada henti. Insya Allah ke depan pelestarian seni budaya silat Sunda dan Betawi dapat dukungan dari masyarakat dan pemangku kebijakan di wilayah maupun tingkat Nasional”.

kang Nurdin menambahkan, Dengan semangat pertahanan serta pelestarian terhadap seni budaya silat Sunda dan Betawi kami para pesilat siap bersinergi dengan berbagai instansi terkait pemberdayaan kebudayaan seni silat Sunda dan Betawi. Dan juga kami akan selalu mengadakan sosialisasi terhadap generasi muda untuk mencintai budaya silat”. Jelas kang Nurdin. 

Continue Reading

Uncategorized

Kaesang Pangarep Resmikan Outlet Sang Pisang di Kota Depok

Published

on

 Depok. 

– Kedatangan Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep menyambangi Sawangan Depok, Jawa Barat. Kaesang datang bersama istrinya, Erina Gudono, 

“Selamat sore semuanya terima kasih buat semuanya, Ibu-ibu, Bapak-bapak, dan Adik-adik juga terima kasih sudah menyempatkan hadir di grand opening Sang Pisang,” ujar Kaesang dalam sambutannya, di Jalan Abdul Wahab, Sawangan Depok  Selasa (25/7/2023).

” Kaesang datang mengenakan baju berwarna putih dan krem. Sedangkan Erina mengenakan baju berwarna hitam.

“Menurutnya, kedatangannya ke Depok hanya untuk meresmikan gerai makanan miliknya di Sawangan. Bukan untuk berkampanye, meski digadang-gadang akan maju di Pilkada Depok 2024.


“Kaesang mengatakan kedatangannya untuk membuka usaha makannya. Kaesang menyebut kedatangannya ke lokasi bukan untuk kampanye.


“Perlu saya ingatkan sekali lagi ini bukan kampanye, ini saya buka Sang Pisang di sini,” lanjutnya.


Pada pukul 16.18 WIB, Kaesang bersama Vicky Prasetyo dan Babe Cabita berkaraoke. Mereka juga ramai difoto oleh warga di lokasi.

“Terima kasih yang sudah menyempatkan hadir di grand opening Sang Pisang. Perlu saya ingatkan sekali lagi, ini itu bukan kampanye,” jelas Kaesang, Selasa.

“Saya di sini akan membuka Sang Pisang di Depok yang kedua karena dulu sudah pernah di Margonda, cuma tutup. Saya buka lagi di Sawangan kali ini,” Pungkasnya.

Continue Reading

Uncategorized

Dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Ke-78 Tahun 2023, Badan Strategi Kebjakan Hukum dan HAM Gelar Seminar Nasional Bertema Hukum Yang Hidup Dalam Masyarakat

Published

on

 Jakarta, Graha Pengayoman 

Seminar Nasional “Menyongsong Berlakunya Hukum yang Hidup dalam Masyarakat Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP”  (Badan Strategi Kebijakan Hukum dan HAM Kementerian Hukum dan HAM)

Dalam rangka Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Ke-78 Tahun 2023, Badan Strategi Kebjakan Hukum dan HAM menyelenggarakan acara Seminar Nasional bertema “Menyongsong Berlakunya Hukum yang Hidup Dalam Masyarakat Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP” Kegiatan ini dimaksudkan selain sebagai wadah sosialisasi kebijakan Pemerintah khususnya tentang KUHP baru kepada masyarakat, juga sebagai bentuk identifikasi isu, permasalahan serta kebutuhan atas pengaturan konsep “hukum yang hidup di dalam masyarakat”. 

Hal ini dimaksud agar Pemerintah, khususnya Kementerian Hukum dan HAM dapat menjanng masukan dari berbagai pihak atas materi muatan yang perlu dimuat pada Peraturan Pemenntah (PP) yang akan dibuat tentang Tata Cara dan Kriteria Penetapan Hukum yang Hidup Dalam Masyarakat. 

Kegiatan ini menghadirkan 5 (lima) Narasumber diantaranya:

 adalah Prof. Dr. Edward O.S. Hianej, S.H., M.Hum., Wakil Menteri Hukum dan HAM, sebagai keynote speech yang menyampaikan maten tentang Politik Hukum dan Arah Pengaturan Hukum Adat dalam KUHP. 

Selain itu kegiatan ini juga menghadirkan narasumber eksternal lainnya seperti :

1) Prof. Dr. Pujiyono, S.H., M.Hum.. Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, yang memaparkan mengenai Pluralisme Hukum: Hukum Positif dan Hukum yang Hidup dalam Masyarakat: 

2) Dr. H. Prim Haryadi, S.H., M.H., Hakim Agung Mahkamah Agung RI, yang memaparkan tentang Tantangan Penerapan Hukum yang Hidup dalam Masyarakat dalam Penegakan Hukum,

 3) Fery Fathurokhman, S.H., M.H., Ph.D., Dosen Bidang Hukum Pidana (Pidana Adat) Universitas Sultan Agung Tirtayasa yang menyampaikan tentang Strategi Inktusi Hukum Adat ke dalam Hukum Pidana Nasional,

  4) Erasmus A.T. Napitupulu, S.H., Direktur Eksekutif /Institure for Criminal Justice Reform (ICJR) yang menyampaikan tentang Pembaharuan Hukum Pidana dalam Konstruksi Formalisasi Hukum yang Hidup dalam Masyarakat. 

Pada kesempatan ini peserta adalah semua pihak yang berkaitan dengan proses pembentukan PP tentang Tata Cara dan Kriteria Penetapan Hukum yang Hidup Dalam Masyarakat, baik dari unsur kementerian/lembaga : organisasi nonpemerintah, akademisi : serta masyarakat umum.

Continue Reading

Trending